Natal: Datangnya Sang Surya Pagi (Lukas 1:78)
Pdt. Farlen Tatukude - 21 Desember 2025, 11:14
Mengapa Tuhan Yesus disebut Sang Matahari? Karena Dia datang membawa terang. Terang yang lebih terang dari pada matahari di langit, karena terang Kristus sanggup untuk menyinari kegelapan hati manusia, sedangkan matahari tidak bisa. Manusia hatinya gelap karena dosa. Hati yang gelap membuat manusia menjadi buta, karena dia tidak bisa membedakan mana yang benar, mana yang salah; mana yang baik, mana yang jahat; mana yang indah, mana yang buruk rupa; mana yang mulia, mana yang hina. Akibatnya, manusia hidupnya menjadi kacau, penuh konflik, penuh pertengkaran, penuh kebencian, penuh kecelakaan, dan akhirnya menuju kepada kematian, bahkan kematian kekal. Itulah kegelapan yang paling gelap.
Tuhan Yesus datang untuk menyinari hati kita. Dia menyatakan keberdosaan kita. Dan, Dia mengajak kita untuk meninggalkan kegelapan dosa dan mengikuti Sang Terang, yaitu diriNya. Menaati perintah-perintahNya yang dinyatakan dalam Firman, itulah hidup dalam terang. Dia sudah di sorga, tapi FirmanNya ditinggalkan bagi kita, supaya kita tidak lagi menjadi buta, melainkan bisa melihat. Maukah engkau mengikuti Sang Matahari yang sejati, yaitu Tuhan Yesus Kristus? Maukah engkau berjalan mengikuti perintah-perintahNya di dalam Alkitab? Maukah engkau tidak lagi dalam kegelapan, tapi pindah kepada terang, supaya engkau tidak mati dan binasa, tapi hidup kekal? Jangan lagi dalam kebutaan, tapi mari ikutlah Sang Terang. Inilah undangan Natal. Tuhan memberkati.
